Chester Bennington Vokalis Linkin Park Meninggal

chester bennington saat manggung dengan linkin park
gambar dari detik.com
Chester Bennington meninggal?

Yang bener ah..

Itu reaksi pertama saya ketika mendengar kabar kepergian vokalis Linkin Park, Chester Bennington. Saya mengikuti kabar Linkin Park di channel youtube mereka dan selama yang saya lihat tidak ada masalah yang terlihat di dalam band alternatif rock America tersebut.

Makanya setelah mengkonfirmasi berita meninggalnya Chester, tidak ada kata yang lebih tepat untuk diungkapkan selain rasa kehilangan dan simpati kepada keluarga sang vokalis dan juga keluarga besar Linkin Park.

Bukan rahasia umum lagi jika musisi rock dekat dengan ketergantungan obat-obatan. Apalagi dengan jenis psikotropika. Saya belum bisa konfirmasi apakah kematian Chester Bennington dengan cara gantung diri ini berkaitan dengan narkoba atau jenis obat lain dari beberapa sumber berita yang saya baca.

Hanya saja saya menyayangkan keputusan Chester untuk menggantung dirinya sendiri. Bahkan desas-desus pun lahir karena Chris Cornell, teman akrab Chester dan juga vokalis Audio Slave, pun disebut-sebut mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama.

Kenapa Chester sampai mengikuti jejak Chris Cornell tersebut?

Orang bilang kalau kedua vokalis dari band berbeda tersebut punya hubungan yang sangat dekat. Ketika Chris meninggal Chester membuat surat:
https://twitter.com/ChesterBe/status/865227703091208192
Kamu telah menginspirasi saya dengan cara yang tidak pernah kamu bayangkan. Bakatmu adalah sesuatu yang murni dan tak terkalahkan
Dari petikan surat diatas terlihat Chester Bennington sangat mengidolakan Chris Cornell. Chester mengagumi bakat Chris dibidang musik yang menurutnya tak terkalahkan.

Baca juga: Ryan Thamrin, Dr Oz Indonesia, Meninggal Dunia

Sayang Chester tidak sadar kalau banyak orang di dunia yang juga mengaguminya. Bahkan bagi penggemar terdekatnya yaitu keenam anaknya.

Sebelum meninggal anak Chester menuliskan kalimat ini disebuah post-it:

https://twitter.com/TalindaB/status/870729506398523392

“Dad, enjoy your rehersal or whatever your doing today. Love life because it’s a ‘Castle of Glass’ – Tyler

baca: Mencari Makna Dibalik Lirik Castle of Glass Linkin Park

Cintai hidup. Begitu pesan anak Chester, Tyler, kepada sang vokalis. Pesan yang sekarang membuat saya sangat sedih. Tyler seakan tahu Ayahnya memiliki kecenderungan untuk menghabisi nyawanya sendiri.

Dalam sebuah wawancara tentang album baru linkin park, one more light, Chester berkata:

“Aku sampai pada titik hidupku saat aku merasa, ‘Aku bisa saja menyerah dan mati saja atau berjuang untuk apa yang kuinginkan.’ Dan aku memilih untuk terus berjuang. Aku ingin punya hubungan yang baik. Aku ingin mencintai orang-orang di hidupku. Aku ingin menikmati pekerjaanku. Aku ingin menikmati saat-saat menjadi ayah, dan punya teman, dan hanya bangun di pagi hari saja. Karena itulah arti perjuangan bagiku.

Setiap orang memiliki masalahnya sendiri tak peduli berapa besar orang tersebut atau berapa banyak uang yang dimiliki. Keputusan Chester amat disayangkan tapi apalah saya seorang penikmat musik Linkin Park (dan bukan Underground Army) yang tidak mengetahui betapa pelik persoalan hidup yang membuat beliau mengambil keputusan untuk bunuh diri.

Selamat jalan Chester Bennington, terima kasih telah menjadi bagian dari masa muda saya.

Sumber: detik hot

Penulis: kandra

Lahir di Bukittinggi, mendapatkan gelar SS di Padang, dan kini berdomisili dan bekerja di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *